Bukan
permainan
Belaian
tangan alam menggugah tidurku
Memaksa bengis mengorek kalbu
Menanam
makna ........
Jatuhkan
dada........
Mata
merah memacu jantung
Kepalan
tangan ...!!!!
Jiwa
yang terapung
Diri
yang tak bertuan......!!!!!
Bebas
laksana ombak
Teguh
menyaingi karang
Angin
yang menangis
Terkubur
di remang remang.......
Kaka,2013
Entah
Terdengar di kegelapan
Suara yang menngelitik
telinga
Entah nyanyian atau
tangisan
Entah bualan atau
kebenaran
Sudut malam
menyudutkanku
Mengangkat kedua ujung
bibirku
Lidah bergerak suara
terdengar
Mungkin dia sakit
gigi.......
Tanpa
judul
Setitik
noda hadirkan seribu maaf
Setitik
ingin hadirkan berjuta perjuangan
Setitik
air hadirkan kehidupan
Setitik
jerawat berjuta kerinduan
Rindu
yang membuat pipi merah
Rindu
yang membuat hati gelisah
Rindu
terkelupas............
Tangan
bergandengan
Aku
Ini aku bukan kamu
Itu kamu bukan aku
Aku dan kamu jelas berbeda
Tapi kamu membuat aku sama
Harap
Berangkat dari masa lalu
Berbekal mayat pengharapan
Ku terus melangkah dengan kaki telanjang
Menapak air yang berubah bentuk
Satu niat berteman tekad
Menatap esok tangan berjabat
Kuharap kau menyambut
Mengisi kosong relung yang mengangah
Kampanye
Keindahan tak selamanya indah
Pikiran berkuasa menuhankan hasrat
Mutiara mutiara yang
berbentuk kata
Berkait menelan fakta
Hati hanya jadi babu logika
Keteguhan jadi bisnis menjanjikan
Persetan dengan teman
Persetan dengan lawan
Antrian derita siap disulap
Menjadi suara yang romantis
Menjadi gigi yang putih bersolek
Menjadi abjad seharum mawar
Ngumbara
Ngumbara neangan tapak
Ngahotal langit katujuh
Jalma deungeun mesakan angin
Jang bekel piken hirup dilembur
Tikajauhan ningali gunung
Endah reueus ngogo panon
Najan hate ker bayengyang
Najan rungsing ker ngekeupan
Rasa
Nada yang tak lagi bersuara
Kurindukan dibalik sepi
Rindu yang telah lama bermuara
Meminta jatah bertemu pujaan hati
Ombak dalam diri terus bergemuruh
Karang karang tak lagi tegar
Ku ingin temui kekasihku
Lepaskan segala tabungan rinduku
Nonaku,kekasihku...
Nonaku,sayangku....
Nonaku,cintaku...
Nonaku,manisku.....
05.20
Jauh nampak jarak
Dekat nampak kertas
Teori membabi buta
Jatuhkan lingkaran detik
Aku rindu,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Bagaimana ini?
Ingin kumakan jarak terbentang
Ingin kuperdengarkan
gemuruh ombak dadaku.....
Jika dingin masih bertahta
Slimutilah aku....
Jika semak halangi pandanganmu
Diam bukan pilihan
Masih tetap
Senyum renyah bibirmu
Temani gelap dan terangku
Suaramu yang khas
Adalah suplemen
hari hariku
Cintaku.....hatiku berkata
Pagi ini bukan pagi itu
Angin ini bukan angin itu
tapi hati masih tetap pagi itu.....
hilangkan
..??????!!!!!!!!!
????.....!!!!!!!.....??????
!!!!!!!...???????.....!!!!!!!!!!
Cintaku,aku menyayngimu................
Duka
Tanpa embun
Tanpa daun
Alamku menangis
Hatinya teriris
Lantai ini taklagi ramah
Lantai ini taklagi indah
Seranganmu bukan inginmu
Sedihmu bukan dukamu
Jernih hijaumu kau sembunyikan
Manis anginmu kau dahagakan
Nyanyian kawanmu kau kuburkan
Tawa bahagiamu pamit berhamburan
Malam
Gunung gunung yang tak berbaju
Mega mega berkemas pamit pulang
Sang hitam mulai berkuasa
Sang putih berselimut menutup diri
Sinar sinar yang dibuat indah
Bikin iri surya yang lantas pergi
Suara seruling begitu sumbang
Saingi alam yang sedang berdendang
Roda roda berhenti berputar
Sejenak rehat melepas jarak
Panji panji yang telah memudar
Bersolek menari gumamkan sajak
Indah karya MU, Puji untuk MU
Lidah bersilat, Diri bertaubat
Bukan
Nafsuku melemahkanku
Logika taklagi bisa berkata
Hati yang kaku menghantam batu
Satu indra menjadi raja
Mengalirlah.....
Terjatuhlah....
Meneteslah....
Jika itu adalah pilihan
Pasukan bintang memeki bulan
Gemuruh air membela malam
Tangisan bukan tahanan
Bebaskan,lepaskan.....!!!
Leungen
Leungen nyimpang dina pesak
Kokoreh neangan dunya
Jempol nyiwit kana cinggir
Embung eleh ngagulken ka dunungan
Siku ceurik tebisa walakaya
Hayang
ngariung nunjuken diri
Nasib memang lain menang pamenta
Iwahing karya gusti anu sajati

Comments
Post a Comment